flash salam

flash

Thursday, March 4, 2010

Sinopsis Brilliant Legacy episode 18


Begitu bertemu dengan Sung-hee (Kim Mi-sook), Pyung-joong (Jun In-taek) langsung menceritakan kalau dirinya bertemu Eun-sung (Han Hyo-joo). Meskipun sudah diyakinkan dengan berbagai cara, termasuk dengan memfitnah Eun-sung, Pyung-joong menolak untuk pindah dari Seoul.

Di rumah, Eun-sung dan Woo-hwan (Lee Seung-gi) sibuk berdiskusi mengenai cara meningkatkan profit. Usul Woo-hwan untuk menyalurkan pasokan ke gedung pernikahan ditolak, karena Eun-sung menganggap itu artinya mereka menginjak lahan pencarian perusahaan lain. Obrolan seru tersebut didengar oleh Woo-jung (Han Ye-won), yang langsung melaporkan ke Young-ran (Yoo Ji-in) dan Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung).

Di restoran, sebuah kejadian mengejutkan dialami oleh Woo-hwan : seorang tamu dengan sengaja membuat pemuda itu tersandung kemudian dengan sombong menyodorkan uang ganti rugi. Kejadian itu membuat Eun-sung marah dan berusaha membela, namun Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun) langsung mencegah. Dengan wajah merah-padam, Woo-hwan ternyata mampu meredam emosinya.

Di atas gedung, Eun-sung menyerahkan lap untuk membersihkan baju Woo-hwan yang terkena kuah sambil terus marah-marah. Namun, gadis itu langsung terdiam ketika Woo-hwan heran melihat Eun-sung mau membelanya. Kesabaran Woo-hwan berbuah manis, Manajer Lee dengan bijak langsung mengalihkan statusnya dari karyawan magang menjadi pegawai biasa. Dengan berseri-seri, Woo-hwan terus melihat lencana barunya yang disematkan Manajer Lee.

Wajah Woo-hwan langsung berubah begitu sampai dirumah, sang ibu Young-ran mengingatkan soal hari peringatan kematian sang ayah yang jatuh pada hari itu. Dengan tubuh dan tangan bergetar, Woo-hwan memberikan penghormatan di depan altar bertuliskan nama ayahnya. Meski sudah sekian tahun berlalu, Woo-hwan ternyata masih belum bisa melupakan kecelakaan yang terjadi dan tetap menolak buka mulut.

Gembira karena proposalnya diterima di sebuah pabrik, Woo-hwan langsung kesal saat tahu keberhasilannya dibantu oleh Jun-se (Bae Soo-bin). Dengan jengkel, ia meminta supaya kontrak langsung dibatalkan. Keruan saja pertengkaran dengan Eun-sung langsung terjadi. Langsung menghentikan mobil, Eun-sung, yang berdiri di tengah jalan, langsung membentak-bentak Woo-hwan.

Mata Woo-hwan langsung terbelalak melihat dari arah berlawanan, sebuah truk menuju ke arah Eun-sung dengan kecepatan tinggi. Langsung teringat dengan kejadian yang menimpa sang ayah, Woo-hwan langsung menarik Eun-sung dan marah besar. Dengan tubuh gemetar, Eun-sung sempat heran namun belakangan sadar bahwa apa yang terjadi mungkin berkaitan dengan kecelakaan yang dialami oleh ayah Woo-hwan.

Akibat kejadian tersebut, sikap Woo-hwan terhadap Eun-sung berubah lagi. Begitu sampai di restoran, pemuda itu berubah jadi pendiam dan langsung pamit pergi. Merasa bersalah karena dirinya telah membuat Woo-hwan kembali mengingat kenangan buruk di masa lalunya, Eun-sung mengunjungi restoran Jun-se untuk bertemu dengan In-young (Son Yeo-eun). Siapa sangka, sang sahabat malah menuduh Eun-sung, yang membatalkan pesanan makanan, sebagai gadis kikir namun tamak.

Ketika tengah berjalan pulang, Woo-hwan tiba-tiba mendapat telepon dari sahabatnya Jin Youn-suk (Jung Suk-won), yang meminta tolong untuk menjagai Yong-jae alias Eun-woo (Yun Joon-suk). Sempat keberatan, Woo-hwan akhirnya setuju begitu tahu kalau Eun-woo masih mengenalinya. Di depan remaja autis tersebut, Woo-hwan terus bercerita soal sosok Eun-sung, wanita yang seharusnya dianggap sebagai musuh namun malah disukainya.

Hal serupa ternyata juga dialami oleh Eun-sung, yang begitu terpengaruh dengan ucapan In-young. Masalahnya, kali ini gadis itu mengalami dilema karena Woo-hwan yang semula begitu angkuh pelan-pelan telah berubah menjadi pria yang lebih baik. Mulai mereka-reka apa yang terjadi, dengan jitu Hye-ri (Min Young-won) mampu menebak kalau sahabatnya Eun-sung sudah mulai jatuh cinta pada Woo-hwan.

Sementara itu di apartemen, Sung-hee pulang dengan wajah pucat dan langsung beristirahat. Karena tidak ingin membangunkan sang ibu, Seung-mi mengangkat ponsel Seung-hee. Di ujung sana, seseorang menyampaikan perkembangan pencarian Eun-woo. Keruan saja, Seung-mi mulai bisa menebak apa yang telah dilakukan ibunya.

Pertemuan dengan sahabat Pyung-joong saat tengah bekerja di restoran membuat Eun-sung tersadar bahwa saat meninggal, sang ayah meninggalkan uang berbentuk asuransi jiwa. Setelah dicek ke bagian asuransi, baru ketahuan bahwa semua uang tersebut telah ditarik...ke rekening ibu tirinya Sung-hee.(indosiar.com/mdL)

Sinopsis Brilliant Legacy episode 17


Sempat termenung, Woo-hwan (Lee Seung-gi) langsung membalas dengan mengatakan dirinya sangat membenci Jun-se (Bae Soo-bin) yang selalu dianggap baik di hadapan semua orang. Di tempat persembunyiannya, Seung-mi (Moon Chae-won) mendengar pertengkaran itu dengan perasaan terpukul campur waswas.

Di tempat karaoke, Hye-ri (Min Young-won) langsung memberitahu Eun-sung (Han Hyo-joo) tentang pertengkaran yang terjadi. Sempat kaget melihat ujung bibir Jun-se berdarah, Eun-sung akhirnya pulang dengan pemuda itu sementara Woo-hwan dengan Seung-mi. Di rumah, Seung-mi dengan lesu langsung masuk kamar sambil menangis tersedu-sedu.

Keesokan harinya begitu berpapasan dengan Woo-jung (Han Ye-won) yang baru keluar dari kamarnya, Eun-sung langsung meminta maaf. Disinilah keluguan Woo-jung terlihat. Penasaran ingin tahu apa yang membuat Jun-se begitu menyukai Eun-sung, Woo-jung mengikuti gerak-gerik gadis itu dan berusaha menirunya. Keruan saja seisi rumah terkejut, ibunya Young-ran (Yoo Ji-in) bahkan mengira putrinya kerasukan.

Situasi yang semakin tidak menguntungkan membuat Sung-hee (Kim Mi-sook) terus berusaha mendesak Young-ran agar segera mengusir Eun-sung dari rumahnya, yang keruan saja membuat sang sahabat bingung. Jengkel karena merasa semua usahanya gagal, begitu keluar rumah Sung-hee telah ditunggu oleh suaminya Pyung-joong (Jun In-taek).

Teringat dengan ucapan Seung-mi, Sung-hee langsung mengajak Pyung-joong untuk bicara empat mata. Sempat heran mendengar sang suami pernah berkomunikasi dengan Eun-sung lewat email, Sung-hee langsung bisa menebak apa yang terjadi. Terus menjelek-jelekkan Eun-sung, wanita setengah baya itu menyarankan supaya Pyung-joong keluar dari Seoul untuk membuka tempat usaha.

Kembali bertugas untuk menyebar pamflet, Eun-sung dan Woo-hwan ternyata saling adu cepat. Kesal karena dirinya kalah, Woo-hwan langsung membeli plester dan berusaha menyelesaikan tugasnya lebih dulu dari Eun-sung. Begitu tengah hari tiba, Woo-hwan yang sebenarnya kelelahan pura-pura tegar. Namun begitu Eun-sung mengaku ingin istirahat, ia akhirnya mengikuti gadis itu.

Sambil duduk, Woo-hwan yang semakin terkesima dengan Eun-sung memberanikan diri untuk meminta maaf atas kelakuannya yang membuat gadis itu gagal bertemu sang ayah untuk terakhir kalinya dan kehilangan Eun-woo (Yun Joon-suk). Semakin bingung melihat perubahan sikap Woo-hwan, Eun-sung yang kakinya lecet kembali dikejutkan oleh aksi pemuda itu yang memaksa untuk memboncenginya.

Ketika Woo-hwan memacu sepeda, secara refleks Eun-sung memeluk tubuh pemuda itu, yang langsung deg-degan. Adegan tersebut terlihat oleh Seung-mi, yang belakangan langsung menunjukkan kemesraan dengan menggandeng tangan Woo-hwan. Ternyata bukan cuma Woo-hwan, Eun-sung juga ikut salah tingkah dan sempat membuat koleganya heran.

Menghabiskan uangnya untuk membeli buku, mau tidak mau Woo-hwan menerima tawaran Seung-mi yang mentraktirnya makan. Diam-diam cemburu melihat kedekatan pria itu dengan Eun-sung, Seung-mi berusaha mengorek apa yang dirasakan Woo-hwan setiap kali berhadapan dengan gadis yang bakal merebut warisannya. Siapa sangka, Woo-hwan menyebut bahwa fokusnya hanyalah menaikkan laba restoran.

Berpapasan saat hendak mulai mempromosikan restoran, siapa sangka Eun-sung dan Woo-hwan menuju tempat yang sama. Sempat adu mulut, Woo-hwan dan Eun-sung mendadak mendapat ide cemerlang tentang tempat mana saja yang harus dikunjungi untuk promosi. Setelah berpisah, Eun-sung menemui Jun-se, yang ketar-ketir saat mendengar cerita gadis itu tentang Woo-hwan yang mulai berubah.

Diajak untuk bertemu, Eun-sung tanpa basa-basi langsung menanyakan maksud lain dari ajakan Seung-mi. Sempat tidak percaya begitu saja dengan apa yang dikatakan sang saudara tiri, Eun-sung langsung terdiam ketika Seung-mi menceritakan apa yang dirasakannya terhadap Woo-hwan sambil meneteskan air mata.

Ketika mengunjungi Jin Young-suk (Jung Suk-won), Woo-hwan diminta untuk menjaga pemain piano bar sang sahabat yang tidak lain adalah Eun-woo. Di saat yang sama, Pyung-joong yang tengah duduk di halte terkejut ketika sebuah bis lewat dan sosok Eun-sung berada didalamnya.(indosiar.com/mdL)

Sinopsis Brillian Legacy episode 16


Begitu tahu kalau Jun-se (Bae Soo-bin) menyukai Eun-sung (Han Hyo-joo), Young-ran (Yoo Ji-in) yang marah langsung meminta Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) untuk mengusir gadis itu keluar dari rumah. Meski menolak, hati Nenek Jang sangat terluka apalagi saat tahu Woo-jung (Han Ye-won) terus menangis.

Tidak sadar apa yang telah terjadi, Eun-sung langsung menceritakan soal kejadian di restoran dengan penuh antusias begitu bertemu Nenek Jang di beranda. Sempat heran mendapat perlakuan dingin, di dalam Eun-sung langsung dimaki-maki Young-ran (yang kemudian disusul Woo-jung) karena dianggap merebut Jun-se. Eun-sung langsung tercengang, ia tidak menduga kedekatannya dengan Jun-se telah menimbulkan kesalahpahaman.

Tiba-tiba, Woo-hwan (Lee Seung-gi) muncul dari belakang Eun-sung dan langsung memarahi Young-ran dan Woo-jung. Sambil menarik ibu dan adiknya ke dalam kamar, Woo-hwan memarahi keduanya karena dianggap tidak tahu malu dan secara khusus meminta Woo-jung untuk melupakan Jun-se karena pria itu sama sekali tidak mencintainya.

Suasana ricuh tidak cuma dialami di kediaman Nenek Jang melainkan juga di tempat tinggal Jun-se, dimana sang ayah pengacara Park Tae-soo (Choi Jung-woo) langsung memarahi putranya karena telah menjalin hubungan dengan gadis yang dianggap sebagai musuh. Rupanya, Pengacara Park sudah ditelepon oleh Young-ran.

Suasana rumah yang tidak enak membuat Eun-sung memutuskan untuk absen dari acara makan pagi bersama. Di restoran, Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun) meminta semua karyawan untuk menuliskan pesan dan kesan terhadap sesama rekan kerja mereka. Begitu Woo-hwan sampai ke kertas bertuliskan nama Eun-sung, pemuda itu kebingungan karena tidak tahu harus mengisi apa : pujian atau hinaan.

Begitu mendengar kalau Woo-jung sakit, Jun-se mendatangi kediaman Nenek Jang untuk menjenguk gadis itu. Cuma tersenyum ketika mendengar Woo-jung menyalahkan Eun-sung, dengan suara bijak Jun-se menyebut tidak akan ada yang berubah meskipun dirinya tidak pernah mengenal Eun-sung. Lebih lanjut, Jun-se mengaku kalau dirinyalah yang telah berani menyukai Eun-sung, padahal gadis itu cuma menganggapnya sebagai kakak.

Kejadian di rumah Nenek Jang membuat Eun-sung kehilangan nafsu makan, ia bahkan memilih duduk di halte bus dan membiarkan Woo-hwan pulang lebih dulu. Tak lama kemudian Eun-sung mendapat telepon dari Jun-se, ia beralasan sangat sibuk sehingga tidak bertemu pria itu. Siapa sangka, mobil Jun-se tiba-tiba berhenti di samping Eun-sung. Dengan kesal, Jun-se langsung memarahi Eun-sung yang dianggap berusaha menghindarinya.

Namun Eun-sung punya alasan sendiri, biar bagaimanapun ia sama sekali tidak memikirkan tentang hal lain kecuali menemukan Eun-woo yang hilang. Namun, dengan jujur Eun-sung menyebut tidak menutup kemungkinan kalau di kemudian hari dirinyalah yang bakal mengejar-ngejar Jun-se.

Untuk menghindari suasana yang tidak menyenangkan, Eun-sung memutuskan untuk menginap di tempat Hye-ri (Min Young-won). Sementara itu di rumah, Woo-hwan terus mengira-ngira kartu mana yang ditulis oleh Eun-sung.

Setelah membaca buku petunjuk pelayanan restoran Eun-sung dan mencocokkan tulisan, Woo-hwan akhirnya tahu kartu mana yang ditulis gadis itu. Langsung berseri-seri saat tahu Eun-sung tidak menganggapnya sebagai orang yang jahat, Woo-hwan mengajak gadis itu untuk kembali menyebar pamflet. Di depan kaum lansia, Woo-hwan menunjukkan sisi lain dirinya yang begitu hangat dan membuat Eun-sung tersenyum lebar.

Dalam perjalanan pulang, Woo-hwan yang perasaannya sudah jauh melunak akhirnya mengatakan kalau dirinya tidak menyalahkan Eun-sung atas apa yang terjadi dengan warisan Nenek Jang. Berjanji bakal bersaing secara sehat, Woo-hwan yakin bisa mengubah pendirian sang nenek. Sikapnya yang berubah baik keruan saja membuat Eun-sung kebingungan.

Memutuskan untuk tinggal di rumah Hye-ri, Eun-sung memutuskan untuk menelepon Nenek Jang, yang malah menyuruhnya membicarakan semuanya di rumah. Bisa ditebak, Nenek Jang berhasil membuat Eun-sung mengurungkan niatnya. Belakangan, Nenek Jang juga berhasil meredakan emosi Young-ran dan Woo-jung.

Di acara 30 tahun restoran cabang kedua, suasana sempat canggung ketika Eun-sung bertemu dengan Seung-mi (Moon Chae-won). Namun, semuanya berubah begitu Jun-se dan Hye-ri, yang ternyata memutuskan sebagai sukarelawan, muncul. Melihat kedekatan antara Jun-se dan Eun-sung, diam-diam Woo-hwan merasakan sesuatu yang belum pernah dirasakannya selama ini : cemburu.

Tatapan Woo-hwan yang penuh arti terlihat oleh Jun-se, dan semua semakin kentara ketika selesai acara dan seluruh karyawan serta sukarelawan ikut acara karaoke bersama. Tidak mau kalah dengan Jun-se dan Eun-sung, Woo-hwan menarik Seung-mi kedepan untuk menyanyi bersama.

Di luar, Woo-hwan akhirnya mengkonfrontasi Jun-se dan menyalahkan pria itu yang telah membuat Woo-jung sakit. Tidak bisa ditipu, Jun-se dengan suara tinggi langsung menyatakan kecurigaannya kalau Woo-hwan menyukai Eun-sung dan sebenarnya tidak perduli pada Woo-jung. Pembicaraan itu terdengar oleh Seung-mi.(indosiar.com/mdL)

sinopsis Brilliant Legacy episode 15


Wajah Seung-mi (Moon Chae-won) langsung pucat ketika Woo-hwan (Lee Seung-gi) menanyakan hubungannya dengan Eun-sung (Han Hyo-joo), ia menduga kalau sang saudara tiri telah buka mulut. Namun, Seung-mi langsung pucat ketika Woo-hwan menunjukkan foto keluarga yang secara kebetulan ada di dalam tas miliknya.

Sambil meneteskan air mata, Seung-mi mengakui kalau Eun-sung adalah saudara tirinya dan Eun-sung pula yang memintanya untuk tidak buka mulut soal hubungan keduanya. Ketika ditanya lebih lanjut, Seung-mi mengaku tidak ingin Woo-hwan menatapnya dengan sebelah mata karena statusnya sebagai anak dari seorang janda yang telah menikah beberapa kali.

Dari Hye-ri (Min Young-won), Eun-sung yang baru datang diberitahu kalau Jun-se (Bae Soo-bin) baru saja bertengkar dengan sang ayah direktur Park Tae-soo (Choi Jung-woo). Dengan caranya yang khas, Eun-sung berhasil membuat Jun-se kembali tersenyum.

Saat tengah duduk beristirahat di atas rumput, Eun-sung menceritakan soal kemiripan antara Woo-hwan dengan dirinya, dan mengaku semakin sulit untuk membenci pemuda itu. Keduanya semakin asyik bertukar cerita dan dari obrolan itu, Eu-sung akhirnya tahu kalau Woo-hwan sempat melihat sang ayah kandung meninggal di hadapannya saat masih berusia 7 tahun.

Setelah hubungan Seung-mi dan Eun-sung terbongkar, Woo-hwan langsung pulang ke rumah sambil menghubungkan sejumlah kejadian yang seharusnya sudah dilakukannya sejak lama. Pandangannya terhadap Eun-sung kembali berubah, dan sikapnya yang kembali acuh membuat Eun-sung kebingungan.

Di apartemen, Sung-hee (Kim Mi-soook) terkejut setengah mati saat tahu Woo-hwan telah mengetahui semua rahasia yang selama ini berusaha dipendamnya. Penuturan Seung-mi soal hubungan Eun-sung dan Jun-se membuat Sung-hee berpikir keras, ia sadar bahwa kalau tidak segera melakukan siasat, maka kesuksesan Eun-sung akan semakin menjadi-jadi.

Saat pagi tiba, Woo-hwan terkejut melihat Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) ternyata sudah ada di halaman rumah. Sempat terkejut mendengar cerita sang nenek soal bagaimana Eun-sung menyelamatkan nyawa wanita tua itu, di tempat kerja Woo-hwan diperintahkan Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun) untuk menemani Eun-sung mempromosikan acara promosi restoran.

Sempat kuatir (dan menolak) ditemani Woo-hwan, Eun-sung sempat kuatir karena yang harus mereka hadapi adalah orang-orang tua. Namun, gadis itu bisa bernapas lega karena Woo-hwan ternyata mampu tampil dengan senyum, mesi wajahnya kembali cemberut saat bertatap muka dengan Eun-sung.

Bertamu ke tempat Young-ran (Yoo Ji-in), Sung-hee mulai mengeluarkan jurus mulut manisnya. Berpura-pura prihatin dengan apa yang dialami Young-ran dan Woo-jung (Han Ye-won), Sung-hee berusaha membujuk agar Young-ran segera melamar Jun-se agar disandingkan dengan putrinya. Alasan yang dikemukakan wanita penuh akal bulus itu sangat masuk akal. Bila tidak cepat bergerak, bukan tidak mungkin Jun-se akan berpaling ke gadis lain.

Eun-sung akhirnya tidak tahan lagi mendapat perlakuan dingin dari Woo-hwan, apalagi ketika pemuda itu mengeluarkan alasan yang sama sekali tidak dimengerti. Begitu sampai di restoran, ia telah ditunggu oleh sahabatnya Jung In-young (Son Yeo-eun), yang menasehatinya untuk melupakan soal warisan. Heran melihat In-young membela Seung-mi mati-matian, Eun-sung menyebut kalau seharusnya sang saudara tiri bisa menerima Woo-hwan apa adanya.

Young-ran bergerak cepat, ia mendatangi Pengacara Park dan menyampaikan niatnya menikahi Jun-se dan Woo-jung. Sempat heran, Nenek Jang akhirnya setuju karena yakin Jun-se bisa membahagiakan cucunya Woo-jung. Begitu sampai di rumah, Woo-hwan, yang tidak sadar kalau remaja autis yang ditemuinya adalah Eun-woo (Yun Joon-suk) adalah adik Eun-sung, kaget sekaligus gembira mendengar rencana pernikahan Woo-jung.

Berjanji pada sang ibu dan adik untuk tidak membiarkan warisan perusahaan Jin Sung lepas begitu saja, sebuah kejadian membuat Woo-hwan kembali bimbang. Saat naik bis untuk berangkat ke restoran, penumpang yang penuh membuat dirinya dan Eun-sung berdempetan. Meski berusaha tampil tenang, jantung Woo-hwan berdebar sangat kencang.

Dengan wajah berseri-seri, Young-ran datang ke restoran Jun-se dan meminta waktu untuk bicara empat mata. Sempat kebingungan, Jun-se yang mulai mengerti arah pembicaraan Young-ran akhirnya mengaku kalau dirinya telah menyukai seseorang dan hanya menganggap Woo-jung sebagai adik. Begitu sampai di rumah, berita tersebut tidak hanya membuat kaget Woo-jung, tapi juga Nenek Jang dan Woo-hwan.

Pertemuan dengan Young-ran membuat Jun-se berniat untuk menyatakan perasaan yang sesungguhnya pada Eun-sung, ia mengajak gadis itu menghabiskan hari dengan memasak. Begitu keduanya masuk ke rumah Jun-se, secara tidak sengaja Woo-jung melihat semuanya. Dalam perjalanan pulang, Jun-se akhirnya mengutarakan isi hatinya.(indosiar.com/mdL)

Big Bang Number One lyrics


(Can you feel it?) Let's go.
(Ah ah, Uh) Can you feel it?
Hey!
Let me introduce myself (Big Bang, Yeah)
Are you ready for the show?

I'll be ready in an hour
Jump in the shower
Crisp and clean
Now I got the power
Blastin music from my speakers
T-shirt's fresh
Brand new sneakers.

Ready to flow, ready to go (go)
Ready for the spotlight
Ready for the show.
Let me tell you something
That you already know
I'm a hard working man (yeah)
And I work for my fans.

Girl I love your style
Love your smile
Wish that you could be
Only mine, be only mine (fo' sho)
I can't let it go
I don't know
What you're doing to me (yeah)
You're so fine (Uh huh)
Ooh, you're so fine. (Let's go)

It's getting hot in the club
I can see they want some more.
I will give you more
I'm your Number One.
Once I get up I'll be rock
Never stop you can be sure.
Yeah, you can be sure
I'm your Number One.

I (uh)
You know I (Yes)
You know I (Yo)
I'm your Number One.

Crazy hot, mad party
Shorty drop it low for me.
You can keep me company
You look sweet, smell like honey.

I need a girl who is in it for me
Not for the money, not for the fame (Shoot)
Not for the glory, not for the name (Man)
It aint easy
'Cause all they just sayin is

Boy I love your style
Love your smile
Wish that you could be
Only mine, be only mine (fo' sho)
I can't let it go
I don't know
What you're doing to me
You're so fine
Ooh, you're so fine.

It's getting hot in the club
I can see they want some more.
Yeah, I will give you more
I'm your Number One.
Once I get up I'll be rock
Never stop you can be sure.
Yeah, you can be sure
I'm your Number One.

I (You know I)
You know I (Yeah, you know I)
You know I
I'm your Number One

Jump (Jump)
Jump (Jump)
Jump (Jump)
To the ceiling, ceiling (Everybody in the place come on now)

Jump (Jump)
Jump (Jump)
Jump (Jump)
What a feeling, feeling

Jump (Jump)
Jump (Jump)
Jump (Jump)
To the ceiling, ceiling (Once again, Big Bang come on)

Jump (Jump)
Jump (Jump)
Jump (Jump)
What a feeling, feeling (Now man)

It's getting hot in the club (yeah)
I can see they want some more. (You want some more?)
I will give you more (Yeah, I'll give you more)
I'm your Number One.
Once I get up I'll be rock (Rock rock rock)
Never stop you can be sure. (You can be sure baby)
Yeah, you can be sure
I'm your Number One.

It's getting hot in the club (Jump jump, high high)
I can see they want some more. (yeah, jump jump jump)
Yeah, I will give you more (yeah)
I'm your Number One. (ooh)
Once I get up I'll be rock (never stop baby)
Never stop you can be sure. (no no)
Yeah, you can be sure
I'm your Number One.

I (You know I)
You know I (Yeah, you know I)
You know I
I'm your Number One.

Tuesday, March 2, 2010

Sinopsis Brilliant Legacy episode 14


Melihat sikap Woo-hwan (Lee Seung-gi) yang tidak seperti biasanya, Eun-sung (Han Hyo-joo) sempat keheranan. Begitu kembali ke restoran dan mendengar Manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun) memanggil pemuda itu, Eun-sung membelalakkan mata tidak percaya : Woo-hwan ditempatkan di restoran yang sama dengannya.

Kehadiran Young-ran (Yoo Ji-in) dan Woo-jung (Han Ye-won) di apartemennya membuat Sung-hee (Kim Mi-sook) sibuk, ia langsung membersihkan barang-barang yang bisa menunjukkan hubungan dengan Eun-sung. Bahkan, foto keluarga barunya dimasukkan ke dalam tas milik Seung-mi (Moon Chae-won) supaya tidak terlihat.

Gertakan Young-ran dan Woo-jung ternyata tidak membuat gentar Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung), yang keruan saja membuat keduanya ketar-ketir. Apalagi, Woo-hwan ternyata tetap tinggal di rumah. Dengan mulut manisnya, Sung-hee membela keputusan Young-ran dan Woo-jung serta menyalahkan Eun-sung yang mau menerima warisan Nenek Jang tanpa memikirkan perasaan keluarga sang nenek.

Di hari kedua bekerja di restoran cabang, Woo-hwan melakukan berbagai kejutan. Pertama, ia mengganti pakaian resmi yang biasa dikenakan dengan yang lebih kasual sehingga Eun-sung sempat keheranan. Hal kedua yang dilakukannya benar-benar drastis, Woo-hwan menyambut para tamu yang datang dengan sikap penuh hormat dan sopan. Keruan saja, Manajer Lee dan (terutama) Eun-sung terbengong-bengong saking takjubnya.

Begitu melihat reaksi para pekerja restoran, Woo-hwan langsung melangkah ke belakang gedung dengan perasaan malu setengah mati. Setelah selesai makan siang, Manajer Lee memerintahkan Woo-hwan untuk menggantikan pekerjaan tukang parkir. Wajah Eun-sung langsung pucat ketika dua orang pelanggan mempermalukan pemuda itu, namun ia tersenyum begitu melihat Woo-hwan mampu mengendalikan emosinya.

Saat sampai di rumah, Sung-hee hanya bisa menggelengkan kepala melihat Young-ran yang bermalas-malasan dan membuat apartemennya berantakan. Meski kesal, Sung-hee berusaha menutupi perasaannya. Tak lama kemudian, Woo-hwan muncul bersama Seung-mi. Rupanya, kehadiran pemuda itu juga membawa misi ganda : mengajak ibunya Young-ran dan adiknya Woo-jung pulang.

Kembali ke rumah ternyata tidak semudah yang dikira. Begitu Young-ran dan Woo-jung muncul, keduanya langsung disambut oleh kemarahan Nenek Jang, yang langsung mengusir mereka keluar. Keruan saja, Woo-hwan dan Kepala Pelayan Pyo berusaha mati-matian membujuk Nenek Jang. Setelah tenang, Nenek Jang akhirnya mengijinkan Young-ran dan Woo-jung pulang.

Saat hendak pulang, Sung-hee bertemu dengan Eun-sung yang kebetulan baru sampai. Keduanya langsung terlibat pembicaraan serius, Sung-hee kembali mendesak Eun-sung untuk mau melepas warisan Nenek Jang dengan alasan demi kebahagiaan Woo-hwan. Namun kali ini Eun-sung tidak terpancing, dengan tegas ia mengatakan tidak akan membiarkan harta Nenek Jang jatuh ke tangan Sung-hee yang serakah dan tega melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang dimau.

Di restoran, Manajer Lee langsung menegur Woo-hwan saat mendengar pemuda itu memanggil Eun-sung, yang memiliki jabatan yang lebih tinggi, dengan panggilan biasa. Di atas gedung, Eun-sung langsung tertawa terbahak-bahak begitu Woo-hwan memanggilnya dengan bahasa formal. Diam-diam, Woo-hwan terkesima melihat Eun-sung yang apa adanya.

Obrolan antara Eun-sung dan Woo-hwan mampu meluruskan kesalahpahaman yang terjadi (Eun-sung mengira Woo-hwan mengacuhkannya karena soal warisan Nenek Jang, padahal apa yang dilakukan pemuda tersebut adalah karena merasa bersalah telah membuat Eun-sung kehilangan ayah sekaligus adik tercintanya). Keduanya akhirnya sepakat untuk memisahkan masalah pribadi dengan pekerjaan.

Pelan tapi pasti, Woo-hwan mulai terpikat dengan Eun-sung terutama sejak melihat gadis itu tertawa lepas. Tiba-tiba pintu kamarnya diketuk, dan di depan pintu telah menunggu Eun-sung yang langsung menyerahkan amplop berisi uang.

Diam-diam, Seung-mi terus berkomunikasi lewat email dengan Pyung-joong (Jun In-taek) dengan menyamar sebagai Eun-sung. Paginya, ia meminta Sung-hee untuk meminjamkan sejumlah uang pada sang ayah tiri supaya bisa hidup mandiri. Permintaan tersebut sudah tentu membuat Seung-hee heran, pasalnya tidak ada yang tahu dimana Pyung-joong tinggal.

Pulang dari restoran dan hendak mengembalikan tas Seung-mi yang sempat diminta Woo-jung, secara kebetulan Woo-hwan membuka tas tersebut. Apa yang dilihatnya sangat mengejutkan : foto keluarga Seung-mi dan Sung-hee...dimana satu sosok yang sangat dikenalnya juga ada disana.
source:indosiar.com

Photobucket" />